Latihan Praja Bakti Taruna merupakan implementasi nyata dari materi pengetahuan teritorial yang dipelajari Taruna Akmil. Tujuannya adalah membina dan memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kegiatan ini secara khusus dirancang untuk Membangun Jiwa Sosial para calon perwira.
Jawa Timur sebagai Arena Latihan
Pemilihan lokasi di berbagai daerah di Jawa Timur, seperti pedesaan atau pinggiran kota, memberi konteks sosial yang kaya. Di sini, Praja Bakti Taruna dapat berinteraksi langsung dengan kearifan lokal dan dinamika sosial masyarakat. Hal ini menjadi bekal kepemimpinan di lapangan.
Sasaran Fisik: Karya Bhakti
Salah satu hasil yang paling terlihat adalah pelaksanaan Karya Bhakti, seperti perbaikan fasilitas umum. Di Jawa Timur, Taruna Akmil bergotong royong membangun pos kamling, membersihkan saluran air, atau merenovasi tempat ibadah. Upaya ini mempercepat pembangunan infrastruktur lokal.
Sasaran Non-Fisik: Riset Sosial
Latihan ini juga mencakup riset sosial. Taruna Akmil melakukan pendataan dan pengkajian terhadap potensi serta masalah di desa. Hasil riset ini dilaporkan kepada pemerintah daerah, menunjukkan peran Praja Bakti Taruna sebagai katalisator pembangunan berbasis data.
Mengaplikasikan Soft Skill Kepemimpinan
Selama Praja Bakti Taruna, jiwa kepemimpinan diuji. Taruna harus mampu memimpin tim relawan, bernegosiasi dengan tokoh masyarakat, dan menjadi pemecah masalah. Inilah proses kritis Membangun Jiwa Sosial dan mental perwira yang adaptif serta solutif.
Keterlibatan dalam Pendidikan dan Kesehatan
Selain kegiatan fisik, Taruna aktif memberikan penyuluhan. Di Jawa Timur, mereka sering menggelar bakti sosial di bidang kesehatan, donor darah, dan memberikan motivasi belajar di sekolah-sekolah. Aktivitas ini memperkuat ikatan emosional dengan masyarakat.
Hasil Utama: Kemanunggalan TNI-Rakyat
Pencapaian tertinggi dari Praja Bakti Taruna adalah terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin erat. Warga Jawa Timur merasa dihargai dan dibantu, sehingga meningkatkan kepercayaan dan dukungan terhadap institusi militer.
Membangun Jiwa Sosial dan Empati
Latihan ini memaksa Taruna keluar dari lingkungan militer yang terstruktur dan merasakan realitas kehidupan sosial. Pengalaman hidup di tengah masyarakat sangat efektif Membangun Jiwa Sosial dan empati, mengubah teori menjadi pengalaman batin.
Bekal Menjadi Perwira Pembina Wilayah
Pengalaman di Jawa Timur ini adalah simulasi tugas Perwira Teritorial di masa depan. Taruna Akmil lulus dengan bekal tidak hanya taktik perang, tetapi juga kemampuan menjadi pembina wilayah yang humanis dan dekat dengan rakyat.